"ya Tuhan, jika harus ada yang meninggalkan dunia ini, ambil saja nyawa saya"…doa seorang ibu yang sedang melahirkan…
benar2 kasih sayang yang murni, tulus, bersih dan tidak meminta balasan….
gw mengartikan kata "sayang" itu seperti itu…
dan gw lebih meninggikan kata "sayang", daripada "cinta"
knp ada orang yang bisa memikirkan keadaan orang lain, tanpa memikirkan keadaannya sendiri?…
apa karena sayang?…
entah benar atau salah, tapi jika gw ngeliat orang yang gw sayang sakit kadang gw berdoa "jika memang harus ada yang sakit, lebih baik saya yang sakit"…
dosa kah?…
yaaa…pastinya gw berdoa biar mereka cepat sembuh, dan berusaha membantu…tapi gw bener2 gak mau liat orang yang ada disekeliling gw, yang gw sayang itu sakit…
sayang datang darimana?…
knp tiba2 gw bisa menyayangi orang?…
senangnya bisa menyayangi seseorang…
dan sakit sekali, jika kita tidak bisa mengeluarkan rasa sayang yang kita punya…
rasanya seperti harus menghancurkannya begitu saja, padahal bisa menjadi sayang itu ada prosesnya…
rasanya seperti hati yang ditusuk-tusuk, disayat-sayat dengan pemecah es batu…
kok bisa ya?…
kok bisa ya, dari sayang menjadi gak sayang?…apa dia hanya mempermainkan kita?..atau dari awal hanya berpura2 sayang?…
hebaaaatttt…!!!!
itu dia kenapa gw berpikir "gw gak mau membangun rasa sayang dengan sembarang lelaki"…
karena akan menjijikkan sekali jika gw mengatakan sayang kepada si "A" saat ini, dan ketika gw putus dan gw jadian sama yang si "B", gw akan mengatakan sayang kepada si "B"…
tapi nyatanya dengan kebodohan gw, gw telah melakukan itu dan mungkin akan melakukan itu lagi…’
tapi bagaimana ini?…gw menyayangi seseorang, tapi gw tidak mau membangun rasa sayang itu…
gw takut, gw takut dia bukan orang yang tepat…
bagaimana gw bisa mencari orang yang tepat untuk gw sayang?…
karena gw pernah merasakan pedihnya dan sakitnya menghancurkan rasa sayang, kasihan sekali untuk calon pacar gw, yang mungkin gw gak berani membangun rasa sayang yang besar, karena gw takut harus menghancurkannya lagi ketika berpisah dengannya…
okey, manusia itu selalu mencari yang terbaik, sebelum janur kuning dipasang, mereka bebas menjajaki satu sama lain, tapi…kesannya seperti menyepelekan rasa sayang…
bagaimana ini?…gw jadi bingung…
tapi selagi gw mempunyai rasa sayang…itu udah cukup membuat gw bahagia, daripada gw mempunyai rasa dendam…
- Devina -
wah, jujur aja kata sayang itu menang menjadi kata2 uang angker bagi saya.. dan sy ga akan mengeluarkan kata itu dengan mudahnya ke orang lain.. hanya akan terkesan mengumbar nice word bagi seseorang yang kita sebut “pacar”.. bagi saya kata “sayang” hanya untuk seseorang yg benr2 mempunyai ketulusan dan keihlasan saja..
kita tidak mendengar: kasih cita seorang ibu, namun yang ada hanya kasih “sayang” seorang ibu..
Comment by savetheforest — September 25, 2007 @ 7:35 am